Give More Before Get More

givemore_campaign

(sumber http://fundraising.co.uk)

Untuk mendapatkan lebih, caranya berikan lebih. Give More sebelum Get More. Mampu untuk Give more berarti kamu punya nilai lebih bagi orang lain. Dengan kelebihan itu, kamu peduli membantu bagi yang membutuhkan. Pada tahap ini, kamu dipercayai Tuhan untuk menebarkan kebaikan bagi sesama.

Manfaat pola pikir Give More agar kamu tidak menjadi diri yang serakah, individual, dan bermental kerdil. Serakah karena ingin semuanya, padahal diri hanya membutuhkan yang benar-benar dibutuhkan. Bersikap individual tanpa pernah memikirkan dapat membantu dengan yang dimilikinya. Dan bermental kerdil, karena menganggap segala yang dimiliki adalah hasil kerja keras yang dilakukannya tanpa merasakan limpahan kasih sayang Tuhan kepadanya.

Darimana memulai perjalanan Give More?, langkah mudahnya dimulai dari pikiran positif untuk berusaha menjadikan diri dapat memberikan manfaat lebih bagi orang lain. Dan selanjutnya, mengikuti beberapa panduan agar kamu selalu Give More.

Kesatu, Berkarya yang mencerdaskan dan membanggakan

Apa saja dapat dilakukan sebagai sarana untuk menebarkan kebaikan. Dengan berkarya, orang lain mendapatkan ide dan gagasan yang bermanfaat bagi dirinya. Karena sebuah ide adalah bahan untuk karya yang lebih riil, besar dan luas lagi. Maka jika orang tersebut berbuat positif, maka kita pun mendapatkan kebaikan pula, seperti yang orang lain lakukan.

Maka mulailah berkreativitas melahirkan karya-karya yang mencerdaskan dan membanggakan. Sebuah karya yang kehadirannya memberi kemudahan dari yang saat ini terjadi. Dengan sebuah karya tulis, foto, lagu, film, bangunan, aplikasi komputer, alat teknologi, mesin dan beragam bentuk karya lainnya. Yang menunjukkan sebagai sebuah kebanggaan karya anak bangsa.

Kedua, senyuman dan sapaan hangat

Tindakannya kecil dan sederhana, tapi mudah terlewatkan. Kadang menunggu orang lain menyapa terlebih dahulu, kemudian kita menyapanya kembali. Seutas senyum dibibir membuat orang yang tidak kenal memberi senyum balasan. Perlu proaktif dalam memberikan senyuman dan sapaan kepada tetangga, yang mungkin selama ini sering lihat orangnya, tetapi tidak kenal siapa namanya sama sekali.

Senyuman membuka jalan yang lebih terbuka lagi untuk sekadar mengetahui nama. Bisa jadi sebuah peluang dan pintu rezeki darinya.

Ketiga, mendoakan dan memaafkan semua orang

Berdoa untuk kebaikan diri sendiri itu baik, lebih baik dan mulia lagi mendoakan untuk kebaikan semua makhluk. Dengan mendoakan orang lain adalah tanda kepedulian dan kasih sayang kepada sesama. Perlu keluasan jiwa untuk mengikhlaskan segala yang telah terjadi, sekalipun mendapat perlakuan yang tidak berkenan.

Keempat, Memberi solusi bantuan untuk memudahkan dan membahagiakan orang lain

Kebermanfaat dalam hidup untuk selalu memberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan. Saling tolong antar sesama manusia melewati sekat-sekat perbedaan yang ada, menembus batas geografis tanpa menyurutkan untuk membantu sesama. Dengan menanam Mindset, Mereka sedang membutuhkan bantuan, apa yang saya bisa lakukan?”.

Kelima, bersedekah

Langsung praktekkan saja, “Bersedekahlah”. Ini adalah aksi dan bukti kamu Powerfull untuk selalu Give More. Tidak perlu ragu-ragu, tidak perlu bingung apa yang harus kamu sedekahkan, tidak perlu menunggu kamu memiliki yang bisa disedekahkan.

Beragam keutamaan harta yang kamu sedekahkan;

pertama, mengurangi dosa, mensucikan jiwa, dan menutup pintu marabahaya,

kedua, mendapat balasan yang berlipat. Salah satu ketentuannya, belum dapat merasakan level dua, bila level satunya masih harus dibenahi. Ini saja sudah untung, kamu mensucikan diri melalui sedekah. Terus lakukan sedekah, tiba masanya naik level dua.

Bila kamu sudah bersedekah, silahkan kamu tulis di kolom komentar, apa yang kamu rasakan?. Kamu masih di level satu atau dua.

Dengan 5 cara ini, kita membiasakan diri untuk selalu Give More sebelum Get More. Ini sebagai jalan bahwa keberlimpahan, kebahagiaan, dan kesuksesan dicapai melalui apa yang sudah kita berikan kepada orang sebanyak-banyaknya?. Orang lain merasakan manfaat akan keberadaan diri kita. Ini sekilas jalan para utusan Tuhan.

 

Iklan

Ini 5 Situs Penyedia Jurnal Ilmiah GRATIS

moraref

Tampilan Situs Penyedia Tulisan Ilmiah

Mau membaca jurnal nasional secara online?. Atau mau mencoba menulis tulisan ilmiah?. Ini 5 situs penyedia tulisan ilmiah yang wajib kamu kunjungi. Terlebih bagi mahasiswa yang sedang membuat makalah dari dosennya. Cukup hitungan menit, kamu sudah punya bahan bacaan jurnal yang sangat melimpah. Selanjutnya kamu siap untuk menulis karya ilmiah.

Sengaja hanya menuliskan 5 situs saja, padahal masih banyak lagi, ini agar kamu lebih mudah saja untuk segera mengaksesnya. Dengan 5 portal ini saja, isinya sudah sangat lengkap. Persiapan kamu sesekali menulis untuk dimuat di jurnal ilmiah.

Apa perbedaan masing-masing 5 situs penyedia tulisan ilmiah ini?. Maka kita perlu mengulas satu persatunya. Yang jelas masing-masing situs ini memiliki perbedaan dan ciri khasnya tersendiri, apalagi tampilannya. Jika kamu ingin membuat semacam website yang lengkap menyajikan beragam tulisan terkait satu bidang, misalkan tentang traveling, maka pengetahuan ini sangat bermanfaat buat kamu.

  1. Portal Garuda

lipi

Terdapat 3000 jurnal Indonesia yang disertakan dalam database portal ini. Awalnya diprakarsai oleh Bagian Institut Lanjutan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan Indonesia (IAES) Indonesia. Indeks Publikasi Indonesia (IPI) dirancang untuk browsing, pengindeksan, abstrak, pemantauan dan peningkatan standar publikasi ilmiah di Indonesia.

Dengan sistem pengelolaan jurnal OJS (Open Journal System) membuka lembaga lain yang memiliki jurnal dapat terakses juga melalui portal ini. Caranya dengan mengisi form yang disediakan di web http://portalgaruda.org/?ref=about&mod=newsuggest.

Fasilitas utama yang disediakan dalam portal garuda IPI adalah :

  1. Pencarian; meliputi pencarian artikel, pencarian penulis, pencarian sumber (jurnal dan prosiding), pencarian penerbit
  2. Penelusuran; meliputi penelusuran sumber Penerbit, sumber Jurnal/Prosiding, penelusuran artikel
  3. Unduhan Sitasi; Fasilitas ini untuk memudahkan para pengunjung mengunduh metadata artikel yang disebut dengan sitasi dengan beberapa format seperti BibTex dan RIS (EndNote,Procite)
  4. Unduhan fulltext dalam format PDF; Para pengunjung bisa mengunduh fulltext dalam format PDF secara mudah.
  5. Laporan Jurnal (journal Report); Pengelola jurnal maupun bisa melihat laporan akses ke jurnal yang ada di IPI. Laporan meliputi jumlah paper yang dilihat oleh pengunjung, fulltext PDF yang didownload, dan laporan mengenai sebaran kota di seluruh dunia yang mengakses artikel jurnal tersebut. Dalam laporan juga menampilkan statistik artikel yang paling banyak diunduh.

2. Jurnal LIPI

ejurnal lipi

Portal ini langsung dikelola Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI). Berisi jurnal-jurnal dari beragam perguruan tinggi dibawah kementerian ristek dan pendidikan tinggi. Apabila kamu sudah masuk ke link nya, beragam tema-tema tulisan yang dapat diakses.

Fasilitas utama mulai dari pencarian, unduhan format PDF sampai panduan bagi penulis yang hendak mengirim tulisannya ke portal ini.

3. Moraref 

Portal akademik yang kedua ini diinisiasi oleh Kementrian Agama untuk mendorong dan membantu digitalisasi dan indeksasi jurnal ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Islam. Dalam pengelolaannya oleh Asosiasi Pengelola Jurnal, Penerbit Universitas dan Lembaga Penelitian.

Tujuan portal ini mendorong dan membantu digitalisasi jurnal ilmiah yang diterbitkan lembaga-lembaga di bawah Perguruan Tinggi Islam baik negeri maupun swasta, memfasilitasi proses indeksasi artikel terbitan, dan menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk proses digitalisasi dan indeksasi. Sampai Maret 2018, MORAREF sudah berhasil menjaring 850 judul jurnal.

Fasilitas utama yang disediakan di situs Moraref

  1. Pencarian; meliputi pencarian artikel, jurnal, penulis dan penerbit
  2. Unduhan fulltext; para pengunjung mengunduh banyak artikel dengan format PDF secara mudah.
  3. Service; mengadakan pelatihan-pelatihan dalam mengelola jurnal di lingkungan perguruan tinggi Islam. Pelatihan bagi para penulis jurnal. Dan pelatihan Sistem Journal Online (OJS).
  4. Announcements; menginformasikan agenda-agenda kegiatan Call for Paper dan Workshop Kelola OJS.

4. Google Scholar

Satu lagi fasilitas dari Google untuk memudahkan mencari tulisan-tulisan ilmiah dari jurnal online dan publikasi ilmiah. Kamu cukup mengklik tema yang dicari, maka sudah tersedia banyak tulisan yang bisa kamu donwload secara gratis. Tidak hanya tersedia artikel, kamu juga bisa dapatkan file buku-buku. File yang tersedia berformat PDF. Selain mengunduh file, kamu juga bisa melinkkan tulisan ilmiah di blog yang kamu punya ke Google Scholar ini. Jadi tulisan ilmiah kamu masuk Google Scholar deh.

Fasilitas di Google Scholar;

  1. Cariberbagai sumber dari satu tempat yang praktis.
  2. Temukanmakalah, abstrak, dan kutipan.
  3. Telusurimakalah lengkap melalui perpustakaan atau web.
  4. Pelajarimakalah penting dalam bidang penelitian apapun.

5. Academia Edu

academia

Academia Edu adalah portal berbagi dan memfollow para penulis makalah di seluruh dunia. Terdapat 60.748.347 yang sudah bergabung di web ini. Untuk bisa mengaksesnya via akun Google, Facebook atau email yang kamu punya.

Jika kamu sudah masuk ke academia, secara otomatis kamu sudah punya akun di academia. Dengan akun ini kamu bisa mengupload tulisan-tulisan ilmiah yang kamu punya. Kamu juga bisa mendonwload tulisan-tulisan ilmiah secara bebas dan gratis. Format filenya bisa Word dan PDF.

Fasilitasnya penelurusan, donwload file, upload file, analitik perkembangan tulisan kamu, komentar, dan jika ingin lebih lagi fasilitasnya kamu bisa mengupgradenya menjadi Premium.

Jika ingin lebih mengetahui lagi tentang Academia, kamu bisa cek akun saya di https://fitk-uinjkt.academia.edu/YudhiFachrudin. Ada 15 file tulisan yang sudah saya upload. Ada satu tulisan dengan 53, 882 viewernya.

Jadi selanjutnya, silahkan cari bacaan-bacaan ilmiah yang kamu inginkan dengan mudahnya, dan selamat menulis jurnal ilmiah.

 

Kelola Kelas Parenting

asyik-bermain-gadget-e1521079839663.jpg

 

Peranan layanan pendidikan keluarga perlu dioptimalkan keberadaannya, dengan penyelenggaraan secara tatap muka (offline) dan virtual (online). Tujuannya memudahkan orang tua memiliki pilihan dalam mengakses layanan pendidikan keluarga yang ingin digunakannya. Ini menjadi tantangan dalam menyelenggarakan pendidikan keluarga di era kekinian.

Masih jarang ditemukan lembaga pendidikan keluarga yang mengajarkan ilmu dan kompetensi di bidang kerumahtanggaan (Parenting). Terlebih penyelenggaraannya secara tatap muka (offline) dan virtual (online). Keterbatasan akses layanan pendidikan keluarga bertujuan agar tidak berlangsung mallpraktek dalam keluarga.

Padahal hampir semua bidang profesi sudah ada lembaga pendidikannya, baik pendidikan formal maupun non formal. Bahkan pada jenjang Perguruan tinggi, bidang keilmuan dipelajari secara spesifik dengan beragam pilihan Program Studi. Oleh karena itu, tidak mudah mencari sarjana dan para ahli dibidang apa pun. Sementera untuk menjadi orang tua yang profesional, tidak banyak jalur pendidikannya. Padahal ini akan dihadapi oleh semua orang, perlu ilmu untuk memandunya.

Cara mengelola kelas parenting

Berbekal Ilmu Parenting, diharapkan upaya perbaikan kualitas keluarga di Indonesia dimulai. Agar manfaat parenting lebih maksimal dan sistematis, perlu sistem pengelolaan kelas parenting yang baik.

Pengelolaan kelas parenting dimulai dengan penyediaan akses layanan yang mudah dijangkau oleh semua orang. Pelaksanaan kelas parenting secara sistematis dan komprehensif. Dan pengelolaan kelas parenting dapat dilaksanakan setiap ranah kehidupan.

  1. Pada level Perguruan Tinggi diadakan; a. Pembukaan program studi baru S1, yaitu prodi Ilmu Parenting. b. Penetapan mata kuliah Parenting minimal 3 SKS yang dipelajari oleh semua mahasiswa dan mahasiswi semua jurusan.
  2. Pada level pendidikan nonformal dibuka kelas parenting. Pesertanya yang wajib hadir; a. anggota keluarga; yaitu ayah, ibu, dan anak. b. pasangan yang hendak menikah. c. pasangan yang baru menikah. d. calon motivator keluarga
  3. Penyedian tempat pelatihan, konsultasi dan terapis bagi keluarga untuk mendapatkan bimbingan dan solusi dalam rumah tangga yang dihadapinya.
  4. Pemanfaatan dunia virtual dengan penyediaan materi-materi Parenting secara lengkap. Berupa materi teks bacaan, gambar-gambar, slide powerpoint, dan video parenting. Pembuatan channel akun media sosial untuk meliput secara langsung (Livestreaming) segala kegiatan parenting yang bisa diakses oleh siapa pun. Ini bertujuan, agar orang tua memiliki tuntunan secara langsung dalam mengelola keluarganya. Melalui virtual dapat terhimpun data keluarga untuk mendapatkan informasi keadaan keluarga para anggotanya.
  5. Pemfasilitasian bagi para motivator keluarga untuk mensinergikan pendidikan keluarga. Dengan kiprahnya selama ini melakukan pembinaan keluarga, ini memudahkan kinerja penyedian layanan pendidikan keluarga yang mudah diakses. Para motivator berperan melakukan pendampingan keluarga yang bersifat persuasif dan kuratif. Diantaranya Kak Seto, Ayah Edy, Septi peni Wulandani, Tubagus Wahyudi, Amin Sumawijaya, Elly Risman Musa, Ida Nur Laila, Anna Surti Ariani, Indah Hendrasari, Lita Edia, dan masih banyak lagi.

Sekilas langkah-langkah pengelolaan kelas parenting yang perlu dijalankan. Dengan penyedian akses pendidikan keluarga secara kelembagaan, pemanfaatan media virtual dalam menyelenggarakan kelas parenting virtual dan dan pensinergian gerak dari insan-insan yang sudah menyelenggarakan pendidikan parenting kepada masyarakat.

Pengelolaan Kelas Parenting Virtual

Berdasarkan temuan di dunia virtual sudah ada beberapa nama akun yang membahas dan menyebarluaskan materi-materi parenting kepada pembacanya. Namun penyelenggarannya disesuaikan tujuan yang ingin dicapai masing-masing akun tersebut, sehingga layanan parentingnya tidak sistematis, tidak terpadu dan tidak lengkap.

    1. Situs Parenting

Berikut nama-nama situs parenting dalam negeri;

www.sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id, www.parenting.co.id, www.sayangianak.com, www.temantakita.com, www.klinikkeluarga.com, www.keluargakita.com, www.parentingclub.com, www.keluarga.com, www.sekolahorangtua.com, www.klikpsikolog.com, www.id.theasianparent.com, www.parentingnabawiyah.com,

dan masih banyak lagi

 2. Channel Youtube

Beberapa channel Youtube yang perlu Anda simak perihal parenting; Sahabat Keluarga, drtiwitv, Millennia OASE, dll

Dan channel lainnya meski tidak hanya mengupload tentang parenting. Misalkan; Baswoko Saja (hanya video-video Ayah Edy saja, rekaman talkshow di radio Smart FM), untuk melihat kreativitas anak perempuan bisa lihat channelnya Almeyda Nayara (anak SD yang kreatif dan inovatif).

Informasi perihal Parenting di Youtube masih perlu penambahan, baik akun maupun kontennya. Karena dengan karakter media video (audio visual), kebanyakan orang lebih banyak menyukainya, ini memudahkan penyampaian materi parenting. Disini perlu penyedian video-video parenting yang bisa berasal dari pelatihan, talkshow, dan kegiatan lainnya baik yang diupload untuk jangka waktu yang lama maupun ditampilkan secara livestreaming.

Untuk menambah wawasan bagaimana keluarga orang lain mengurus keluarganya banyak channel di Youtube yang bisa dilihat. Kontennya keseharian yang terjadi di rumah, bagaimana cara mengurus anak, saat kebersamaan anggota keluarga, dan saat sendiri tanpa bantuan orang lain dengan tetap menjalankan sesuai pekerjaannya dan tips-tips membina keluarga. Beberapa Vlog yang bisa dilihat, diantaranya; Jennifer Bachdim, Pita’s Life, Hey Bjorka!, #temantapimenikah.

Dengan adanya tayangan Parenting di channel Youtube atau media sosial lainnya, orang tua memiliki tontonan menarik dan mendapatkan pilihan perihal parenting dibandingkan sinetron dan acara hiburan lainnya. Terinspirasi video yang dilihatnya dalam mengelola keluarga, siapa pun orang tua dapat membuat channel Youtube parenting yang dipraktikkan di rumah masing-masing. Ini suatu gerak kepedulian bersama untuk kebaikan keluarga Indonesia.

3. Aplikasi parenting

Aplikasi parenting yang sudah diupload di Playstore dan Appstore. Dengan aplikasi ini memudahkan ayah bunda mendapatkan informasi dan panduan dalam menjalankan pendidikan keluarga.

(1). Aplikasi parenting yang dikelola kementerian: Sahabat Keluarga, Aplikasi Keluarga Sehat, Harmoni Keluarga, Konsultasi keluarga Bhayangkari Online (Khusus Anggota Bhayangkari Polri), Program Keluarga Harapan, dll

(2). Aplikasi parenting yang dikelola oleh lembaga parenting: Joy Parenting, Duta Keluarga Indonesia, Konsultasi Cinta & Keluarga, dll

Perlu juga penggunaan aplikasi pengamanan keluarga, yang bisa untuk memantau keberadaan anggota keluarga, yaitu aplikasi pelacak keluarga

Dan lebih banyak aplikasi tentang parenting yang dibuat oleh luar Indonesia.

  4. E-book dan e-paper

Di situs resmi Sahabat Keluarga sudah disediakan buku dan modul bacaan pendidikan keluarga. Ada 37 file yang bisa dibaca via handphone dan didonwload disini

Keberadaan kelas parenting virtual memudahkan orang tua dan anak mendapatkan akses informasi dan layanan perihal keluarga. Siapapun dapat mengaksesnya. Namun sebelumnya, orang tua harus dipersiapkan bersama satuan pendidikan, mengembangkan kemampuan dirinya dan anak-anak menghadapi era teknologi dan informasi di semua lini kehidupan. Penanganan yang tepat akan memberikan dampak manfaat dan mengurangi pengaruh buruk teknologi informasi yang ada, sehingga tujuan-tujuan dari penyelenggaraan pendidikan keluarga di era digital dapat tercapai maksimal.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional sendiri telah menyusun Modul Bimbingan Teknis dalam Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga pada Satuan Pendidikan (Sasaran Tahun 2016: 60 Kab/Kota). Modul ini berisi metode, sumber, bahan, media, waktu serta langkah-langkah kegiatannya secara lengkap dan jelas sudah dijelaskan. Para motivator keluarga dapat memanfaatkan panduan praktis ini.

Kuantitas dan kualitas layanan parenting melalui kelas online dapat terus ditingkatkan. Peningkatannya dengan menambahkan konten-konten yang bermanfaat setiap hariannya, lebih interaktif dengan anggotanya, pembentukan komunitas keluarga harmonis serta penyelenggaraan kegiatan-kegiatan rutin yang dibina oleh media virtual tersebut. Maka Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga memiliki mitra yang banyak dalam penyelenggaraan pendidikan keluarga secara virtual. Dan memiliki tugas baru yakni mampu mengontrol kualitas layanan parenting yang dikelola para mitra virtualnya.

Salam hangat dari sahabat baru di #sahabatkeluarga

 

Pentingnya Based on Data

otak

sumber foto: http://www.erabaru.net

Kamu pernah mendengar Based on Data?, tahu artinya?. Kata ini sering digunakan di dunia penelitian. Based on Data, ternyata sebagai sebab yang dapat menentukan kesuksesan seseorang dalam hidupnya.

 

Based on Data berlaku dalam menentukan kesuksesan dan nasib seseorang. Nasib adalah perwujudan dari pikiran yang dimiliki si empunya. Pikiran positif mendekatkan pada nasib positif pula. Darimana pikiran positif lahir, dari data-data yang masuk Based on data. Pikiran bertindak sesuai basis data yang dimiliki dan data-data baru yang masuk.

Untuk merubah pikiran negatif, maka perbanyaklah data-data positif yang baru masuk kedalam diri. Segelas air jeruk akan berubah warna dan rasanya, jika semakin banyak air tawar yang terus dimasukkan ke dalam gelas tersebut. Cuma hasilnya, tergantung seberapa pekat dan banyak air jeruk yang sudah ada.

Indera pendengaran menjadi pintu masuk utama suatu data. Data yang masuk akan menjadi database. Manusia berfikir dan berperilaku sesuai data yang dimiliki. Manusia cenderung berfikir yang simpel, Pasif, dan yang dihafal ini disebut Heuristik. Yang berarti dalam dirinya telah terbentuk RAS (Reticular Artifial System).

Tempat penampungan database berada di otak kanan. Sebelumnya perlu melewati otak kiri sebagai pintu gerbang data yang masuk. Otak kiri bekerja secara sistematis. Otak kiri berfungsi mengatur mekanisme data-data mana saja yang boleh masuk dan tidak. Jangan sampai yang masuk, adalah data negatif, rusak, tidak penting, hoax. Otak kiri berjuang untuk memastikan data yang berhak menjadi database adalah data-data positif, bermuatan ilmu dan bermanfaat.

Selain telinga, indera mata, dan hati memiliki sumbangsih dalam proses masuknya data. Oleh karena itu, jagalah diri untuk memastikan setiap data yang masuk ke dalam diri itu data yang menyelamatkan, bukan data yang menyengsarakan.

Bagaimana menjaga diri agar memiliki database yang baik?.

database yang positif dengan semangat belajar, menghayati ayat-ayat suci, membaca buku-buku yang bermutu, membiasakan pengalaman yang positif, tidak memasukkan barang-barang haram kedalam tubuh.

To Be Dosen Now

20170926_170006

Teman-teman Dosen Paracendekia

Sebelumnya, apa kamu pernah membayangkan jadi seorang dosen?. Atau kamu hanya ingin tahu saja bagaimana kisah Dosen Now?. Tulisan ini dikhususkan buat kamu yang benar-benar kepengen menjadi dosen?. Dijamin setelah baca tulisan ini, kamu betah menjadi mahasiswa/i di kampus tercinta kamu.

Buat yang kepengen menjadi Dosen Now wajib baca tulisan ini. Tulisan Based on True Story saya dan teman-teman dosen lainnya. Jadi sesama dosen itu bisa saling curhat, tidak hanya membahas akademik dan penelitian saja. Kalau ada dosen memberi tugas yang banyak dan berat kepada mahasiswa itu sih pelampiasan atau balas dendam.ha.ha.ha.. tidak semua juga sih, ada dosen yang benar-benar kepengen mahasiswa/inya pintar, rajin baca buku, dan pandai berargumen, tidak suka yang diajarinya kosong melongpong, atau berargumennya tidak tepat atau sok tahu akibat kebanyakan micin.

Ini pengalaman menjadi dosen yang baik. Dosen yang taat dan tertib mengikuti administrasi kedosenan. Tidak sekadar administrasi, bisa jadi dalam mengurusinya lebih sadis dibandingkan mengurus administrasi untuk kepentingan lainnya. Pengurusan administrasi yang berhubungan dengan kantor layanan pemerintah. Kamu bisa curhat disini.

Pertama, dapat SK sebagai dosen dari Ketua kampus tempat mengajar.

Untuk dapat SK, begini ceritanya. Kalau di kampus swasta, harus dan atas persetujuan Bosse, yakni ketua Yayasan. Jika sistem manajemen kampusnya profesional anda beruntung, jika belum, harus mendekat ke Bosse. Ada rumus aneh dan terjadi juga di tempat yang lain, semakin mendekat Bosse, semakin cepat dapat.

Untuk dapat restu Bosse, kalau kamu merasa sebagai dosen yang baik, kamu cuma harus menunjukkan kompetensi dan keloyalan kamu sama lembaga. Cara mudah melihat kompetensi dosen, lihat ijazah S2nya. Dosen itu kuliah magisternya jurusan apa?. Maka bagian akademik atau ketua prodi akan menentukan matakuliah-matakuliah yang bisa kamu ajar. Di SK itu sendiri pun dicantumkan kamu mengampu matakuliah apa saja, minimal ada 3 mata kuliah. Meski praktiknya, kamu sebagai dosen muda dan baru wisuda, perlu sabar hanya mengampu satu mata kuliah saja. Kamu juga harus sabar, untuk mendapatkan SK sebagai dosen dari kampus tidak mudah.

Jadi bagi kamu yang kepengen jadi dosen, syarat pertamanya kamu harus sudah S2, kecuali kampus itu punya engkong kamu. Prodi apa saja yang penting kampusnya legal. Ini syarat administrasi dari negara yang pertama dan utama. Profil jenjang pendidikan dosen sebagai salah satu poin penilaian saat akreditasi kampus.

Sekilas cerita, bisa menyelesaikan S2, perjuangannya tidak mudah. Sewaktu kuliah S2, ada 2 teman saya yang tidak selesai sampai wisuda, gara-gara Tesisnya tidak kelar-kelar. Nanti saya tulis pengalaman saya bagaimana perjuangan menyelesaikan Tesis. Kesannya angker ya, dan memang.

Singkatnya, SK Dosen sudah kamu dapat. Selanjutnya,

Kedua, pengajuan NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional).

Diibaratkan SIM bagi para pengendara. Kalau guru namanya NUPTK (Googling saja kepanjangannya). NIDN dikeluarkan pemerintah, yakni Direktorat Pendidikan Tinggi. Pengajuannya secara online ke website forlapdikti. Jadi pemerintah sudah punya database dosen-dosen se Indonesia baik di kampus negeri atau swasta yang penting legal. Pengajuannya dengan cara mengupload softfile berkas-berkas yang disyaratkan. Jadi kamu harus menscan terlebih dahulu berkas-berkas itu.

Biasanya kampus sudah menunjuk satu staff untuk mengurusi pengajuan NIDN, nah kamu harus jaga komunikasi yang baik dengan satu orang ini. Biar segera diupload berkas-berkasnya. Lalu apa saja berkas-berkasnya?.

Saya mau ceritakan dulu bagaimana perjuangan mendapatkan berkas-berkas. Minimal kamu harus keluar uang, waktu, pikiran dan tenaga. Kamu harus mengurusnya di Rumah Sakit. Sudah tahukan kalau rumah sakit itu tempat beragam orang sakit ada. Padahal kamu sedang tidak sakit atau sedang menengok kerabat kamu yang sedang sakit. Kamu hanya berburu berkas NIDN di rumah sakit.

Ini yang kamu harus dapatkan;

  1. Surat Keterangan Sehat
  2. Surat Bebas Narkoba, kamu harus jalani tes urine, jadi kamu harus kencing yang dimasukkan ke dalam botol kecil. Botolnya bening, jadi keliatan warna kencing kamu. Bening apa kuning mengkilat?.
  3. Menjawab soal tes psikotes kurang lebih 70 pertanyaan.
  4. Pasangan hidup bila kamu belum merit. ha.ha

Dan saya beruntung tes TOEFL belum disyaratkan. Mungkin kamu akan mengalami ini. Yang ini tidak ada di rumah sakit.

Sewaktu kamu mengurusi berkas-berkas ini, kamu akan bertemu sesama profesi dosen yang sedang mengalami nasib yang sama. Kamu tidak sendiri, makanya kamu harus mengantri, terima nama kamu dipanggil petugas untuk giliran dicek.

Sembari duduk di antrian, kamu bisa kenalan dengan orang di sebelah duduk kamu. Saling tanya-tanya, ngajar di kampus apa?, dulu kuliah dimana?, jurusan apa?, ngajar matakuliah apa?. Gajinya berapa?. Obrolannya tidak terlalu lama, karena orang ini kenalan lagi sama cewe.

Kamu tidak nanya, berapa biaya buat ngurusi persyaratan NIDN di Rumah sakit ini?. Minimal 450.000. Ini beda-beda tiap rumah sakitnya. Uang sendiri apa dari kampus?. Beruntung kalau kampus kampus kamu menggantinya, dan terima dengan pasrah, bila bayar dari kantong sendiri.

Untuk mendapatkan hasil tes-tes tadi, kamu harus menunggu, ada yang beberapa jam, ada juga yang beberapa hari. Beda-beda lagi tiap rumah sakitnya. Bila tidak langsung selesai hari itu juga, kamu harus kembali ke rumah sakit di hari lain. Demi untuk mendapatkan selembar keterangan tentang kamu. Demi NIDN.

Demi NIDN juga kamu akan alami, hidup ini terasa masuk ke dalam kotak, sementara kotaknya banyak. Kamu harus pilih satu kotak itu saja, tidak bisa semuanya. Kotak ini adalah kampus, tempat kamu mendaftarkan NIDN. Kalau kamu sudah memiliki NIDN, ingin mengajar di kampus lain, sewaktu lamaran dilihat status NIDN ini, kecuali kamu punya ilmu yang kampus butuhkan. Tiap satu prodi minimal harus ada 6 dosen yang didaftarkan NIDNnya dari prodi tersebut. Ini menjadi poin penilaian saat akreditas prodi.

Setelah semua sudah siap, kamu serahkan ke staff kampus yang mengurusi NIDN, selanjutnya kamu perbanyak berdoa, sedekah, dan fokus untuk mengajar. Tunggu saja kabar bahagianya. Saya menunggu tidak terlalu lama, kurang dua bulan. Dan akhirnya, angka 8 digit dari pemerintah akan kamu dapatkan.

NIDN sudah punya, selanjutnya?..

Tahapan yang Ketiga, pengajuan SKTP (Surat Keterangan Tenaga Pengajar)

Berkas-berkasnya diajukan ke Kopertais (Koordinator Perguruan Tinggi Islam Swasta), kalau negeri saya belum tahu. Sistemnya tidak online, masih manual, jadi utusan dari kampus yang harus menyerahkan langsung berkas-berkasnya.

Bila online gangguannya sistem ITnya, kalau manual, seperti pengurusan administrasi layanan dari pemerintah saja. Dimulai dari petugas, berkas yang terselip entah ada di mana, sampai berkasnya hilang tidak ada kabar, belum lagi petugasnya dimutasikan, maka pengajuannya bisa dimulai dari awal lagi. Ini yang saya alami. Saya menunggu kurang lebih satu tahun untuk mendapatkan SKTP ini.

Lucunya pemberitahuan SKTP sudah keluar, diinformasikan via WA. Saya dapatkan dari Group WA Dosen dan beberapa hari kemudian, teman dosen yang mengajar di kampus lain mengirim pesan via WA ke saya, isinya persis seperti yang dishare di group internal kampus. Entah sudah dishare keberapa group dosen-dosen bahwa SKTP saya sudah jadi. Yang belum tinggal dimuat di Koran dan TV.

Alhamdulillah, akhirnya penantian panjang SKTP sudah saya dapatkan. Tapi perjalanan belum selesai, ini selanjutnya…

Tahapan keempat, Pengajuan Kepangkatan Dosen

Di level ini posisi saya berada. Masih ada level selanjutnya, kamu cari sendiri informasinya?. Atau menunggu saya berada di posisi ini. Dan saya akan menuliskannya bila sudah berada di level ini. Doakan saya, saya pasti bisa.

 

NB: Saya baru menulis pengalaman keadministrasian dosen, belum tentang kesejahteraan dosen. Kisahnya lebih seru atau tidak samasekali bagi seorang dosen.

What Do U Really Want?

How-to-Get-Your-Dream-Exponentially-Faster

Sumber Gambar http://epicrealestate.com/episode90/

“Apa sebenarnya yang kamu mau?”. Sesekali bertanya kepada diri kamu bolehkan. Bisa jadi kamu merasa kehidupan yang kamu jalani berjalan mengalir begitu saja, sementara kamu merasa ada sesuatu yang kurang sesuai dengan keinginan dan harapan kamu. Bila iya, coba saja kamu jawab pertanyaan di atas.

Baik!. Dimulai dari kalimat pertanyaan What Do U Really Want?” , kita bersama-sama mencari jawaban untuk menjadikan hidup yang kita jalani semakin lebih dari biasanya. Kehidupan dalam kendali kamu, bukan sebaliknya, kehidupan yang mengendalikan kamu. Dua pilihan hidup yang menentukan hasil yang didapat berbeda pula. Nah, bagaimana cara agar mendapatkan hasil yang beda?. Berikut tipsnya;

Pertama, memiliki kemauan.

Siapa sih manusia yang tidak memiliki kemauan?. Bukankah kamu punya banyak keinginan, ingin ini, ingin itu. Nah, bukan banyaknya kemauan yang kamu miliki, tetapi sejauh mana kamu serius dan fokus dengan segala yang kamu mau. Kamu memiliki kemauan benar-benar mau, tidak hanya ikut-ikutan atau hanya sebatas kemauan saja.

Singkatnya, untuk mendapatkan sesuatu apa pun. Kamu harus punya kemauan, keinginan, harapan untuk mendapatkannya. Jadi pertama kali, yang kamu harus lakukan, Kamu rubah Mindset (pola pikir) kamu agar positif, Mindset positif ini menjadi energi untuk menarik yang kamu mau, dan agar yang kamu mau mendekati kamu”. 

Diibaratkan seperti besi yang memiliki magnet, tentu besi bermagnet mampu menarik benda-benda yang lebih banyak dan berat dibandingkan besi yang tidak memiliki magnet. Kamu punya kemauan, kamu menjadikan kemauan tersebut sebagai daya magnet pada diri kamu agar mampu menarik segala yang kamu maui.

Kalau kamu sudah punya kemauan, apa sih yang tidak bisa kamu dapatkan. karena energi alam semesta sendiri pun ikut mengamini dan bergerak sesuai pikiran kamu. Agar alam semesta ikut membantu segala kemauan kamu, selain kamu punya kemauan dalam hidup, selanjutnya kamu harus punya kejelasan maksud dan tujuan, maksudnya segala kemauan kamu itu harus jelas. Bagaimana caranya?.

Kedua, jelas maksud dan tujuan.

Coba kamu adakan survey kecil-kecilan. Tanya ke teman dan adik kamu. “Kamu cita-citanya apa?.“, “Kamu mau melakukan apa?”, “buat apa sih kamu melakukan pekerjaan itu?”. Mungkin jawabannya, “jadi orang sukses”, “jadi orang baik”, “aku punya banyak kemauan”, “sekadar iseng, daripada tidak mengerjakan apa-apa”, “tidak ada pekerjaan lain”, “terpaksa”. Kebanyakan jawabannya umum, terlalu luas, pilihan terpaksa yang harus diambil.

Baca jawaban-jawaban di atas, dipastikan termasuk jawaban-jawaban yang tidak jelas maksud dan tujuan. Jawabannya masih umum, abstrak, luas. Dan sekarang silahkan kamu tanyakan kepada diri kamu sendiri.

“Kamu cita-citanya apa?.

“Kamu mau melakukan apa?”,

“buat apa sih kamu melakukan pekerjaan itu?”.

Ingat jawabannya harus khusus, fokus, detail.

Manfaatnya, Pertama, memudahkan pikiran kamu untuk mampu mencapai pada yang kamu mau. Pikiran kamu tidak menolak kemauan kamu. Kamu meyakinkan pikiranmu, bahwa kamu pasti bisa mendapatkan apa yang kamu mau.

Kedua, membantu langkah-langkah kaki dan gerak tangan kamu untuk mendekati segala kemauan kamu. Ada aksi yang kamu lakukan. Dan dipastikan, aksi kamu itu sudah benar sesuai jalurnya. Kamu cukup melakukannya dengan serius, konsisten, dan sesuai ilmunya.

Miliki kemauan yang jelas, detail dan fokus. Visualisasi kemauan dapat berhasil, bila kamu sudah mampu menjelaskannya sejelas-jelasnya, sedetail-detailnya, sefokus-fokusnya, bahkan sampai kamu melibatkan emosi kamu. Ini lebih gede lagi energinya mewujudkan kemauan kamu.

ketiga, kamu punya pertanyaan yang membangkitkan semangat dalam hidup.

Pertanyaan yang harus kamu jawab. Yang pasti jawabannya, dapat membuat kamu lebih semangat lagi. Sebagai latihan, kamu miliki kata-kata semangat. Kata-kata motivasi bisa dari tokoh-tokoh dunia dan ayat-ayat dari kitab suci.

Kamu jadikan kata-kata motivasi sebagai pecut yang memacu hidup kamu. Kamu jalani hidup dengan penuh semangat dan positif.

contohnya;

Bila orang lain bisa, saya pun pasti bisa dan lebih berhasil lagi

Siapa yang sungguh-sungguh, maka berhasillah ia

Orang yang berbaik baik, maka balasannya kebaikan pula

Ketika kamu merubah kata-kata yang sering kamu ucapkan dan yakini, maka kata-kata itu yang akan menjadi dalam kehidupan kamu. Untuk menjadikan kehidupan kamu positif, maka milikilah kata-kata yang positif.