Pentingnya Based on Data

otak

sumber foto: http://www.erabaru.net

Kamu pernah mendengar Based on Data?, tahu artinya?. Kata ini sering digunakan di dunia penelitian. Based on Data, ternyata sebagai sebab yang dapat menentukan kesuksesan seseorang dalam hidupnya.

 

Based on Data berlaku dalam menentukan kesuksesan dan nasib seseorang. Nasib adalah perwujudan dari pikiran yang dimiliki si empunya. Pikiran positif mendekatkan pada nasib positif pula. Darimana pikiran positif lahir, dari data-data yang masuk Based on data. Pikiran bertindak sesuai basis data yang dimiliki dan data-data baru yang masuk.

Untuk merubah pikiran negatif, maka perbanyaklah data-data positif yang baru masuk kedalam diri. Segelas air jeruk akan berubah warna dan rasanya, jika semakin banyak air tawar yang terus dimasukkan ke dalam gelas tersebut. Cuma hasilnya, tergantung seberapa pekat dan banyak air jeruk yang sudah ada.

Indera pendengaran menjadi pintu masuk utama suatu data. Data yang masuk akan menjadi database. Manusia berfikir dan berperilaku sesuai data yang dimiliki. Manusia cenderung berfikir yang simpel, Pasif, dan yang dihafal ini disebut Heuristik. Yang berarti dalam dirinya telah terbentuk RAS (Reticular Artifial System).

Tempat penampungan database berada di otak kanan. Sebelumnya perlu melewati otak kiri sebagai pintu gerbang data yang masuk. Otak kiri bekerja secara sistematis. Otak kiri berfungsi mengatur mekanisme data-data mana saja yang boleh masuk dan tidak. Jangan sampai yang masuk, adalah data negatif, rusak, tidak penting, hoax. Otak kiri berjuang untuk memastikan data yang berhak menjadi database adalah data-data positif, bermuatan ilmu dan bermanfaat.

Selain telinga, indera mata, dan hati memiliki sumbangsih dalam proses masuknya data. Oleh karena itu, jagalah diri untuk memastikan setiap data yang masuk ke dalam diri itu data yang menyelamatkan, bukan data yang menyengsarakan.

Bagaimana menjaga diri agar memiliki database yang baik?.

database yang positif dengan semangat belajar, menghayati ayat-ayat suci, membaca buku-buku yang bermutu, membiasakan pengalaman yang positif, tidak memasukkan barang-barang haram kedalam tubuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s