Give More Before Get More

givemore_campaign

(sumber http://fundraising.co.uk)

Untuk mendapatkan lebih, caranya berikan lebih. Give More sebelum Get More. Mampu untuk Give more berarti kamu punya nilai lebih bagi orang lain. Dengan kelebihan itu, kamu peduli membantu bagi yang membutuhkan. Pada tahap ini, kamu dipercayai Tuhan untuk menebarkan kebaikan bagi sesama.

Manfaat pola pikir Give More agar kamu tidak menjadi diri yang serakah, individual, dan bermental kerdil. Serakah karena ingin semuanya, padahal diri hanya membutuhkan yang benar-benar dibutuhkan. Bersikap individual tanpa pernah memikirkan dapat membantu dengan yang dimilikinya. Dan bermental kerdil, karena menganggap segala yang dimiliki adalah hasil kerja keras yang dilakukannya tanpa merasakan limpahan kasih sayang Tuhan kepadanya.

Darimana memulai perjalanan Give More?, langkah mudahnya dimulai dari pikiran positif untuk berusaha menjadikan diri dapat memberikan manfaat lebih bagi orang lain. Dan selanjutnya, mengikuti beberapa panduan agar kamu selalu Give More.

Kesatu, Berkarya yang mencerdaskan dan membanggakan

Apa saja dapat dilakukan sebagai sarana untuk menebarkan kebaikan. Dengan berkarya, orang lain mendapatkan ide dan gagasan yang bermanfaat bagi dirinya. Karena sebuah ide adalah bahan untuk karya yang lebih riil, besar dan luas lagi. Maka jika orang tersebut berbuat positif, maka kita pun mendapatkan kebaikan pula, seperti yang orang lain lakukan.

Maka mulailah berkreativitas melahirkan karya-karya yang mencerdaskan dan membanggakan. Sebuah karya yang kehadirannya memberi kemudahan dari yang saat ini terjadi. Dengan sebuah karya tulis, foto, lagu, film, bangunan, aplikasi komputer, alat teknologi, mesin dan beragam bentuk karya lainnya. Yang menunjukkan sebagai sebuah kebanggaan karya anak bangsa.

Kedua, senyuman dan sapaan hangat

Tindakannya kecil dan sederhana, tapi mudah terlewatkan. Kadang menunggu orang lain menyapa terlebih dahulu, kemudian kita menyapanya kembali. Seutas senyum dibibir membuat orang yang tidak kenal memberi senyum balasan. Perlu proaktif dalam memberikan senyuman dan sapaan kepada tetangga, yang mungkin selama ini sering lihat orangnya, tetapi tidak kenal siapa namanya sama sekali.

Senyuman membuka jalan yang lebih terbuka lagi untuk sekadar mengetahui nama. Bisa jadi sebuah peluang dan pintu rezeki darinya.

Ketiga, mendoakan dan memaafkan semua orang

Berdoa untuk kebaikan diri sendiri itu baik, lebih baik dan mulia lagi mendoakan untuk kebaikan semua makhluk. Dengan mendoakan orang lain adalah tanda kepedulian dan kasih sayang kepada sesama. Perlu keluasan jiwa untuk mengikhlaskan segala yang telah terjadi, sekalipun mendapat perlakuan yang tidak berkenan.

Keempat, Memberi solusi bantuan untuk memudahkan dan membahagiakan orang lain

Kebermanfaat dalam hidup untuk selalu memberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan. Saling tolong antar sesama manusia melewati sekat-sekat perbedaan yang ada, menembus batas geografis tanpa menyurutkan untuk membantu sesama. Dengan menanam Mindset, Mereka sedang membutuhkan bantuan, apa yang saya bisa lakukan?”.

Kelima, bersedekah

Langsung praktekkan saja, “Bersedekahlah”. Ini adalah aksi dan bukti kamu Powerfull untuk selalu Give More. Tidak perlu ragu-ragu, tidak perlu bingung apa yang harus kamu sedekahkan, tidak perlu menunggu kamu memiliki yang bisa disedekahkan.

Beragam keutamaan harta yang kamu sedekahkan;

pertama, mengurangi dosa, mensucikan jiwa, dan menutup pintu marabahaya,

kedua, mendapat balasan yang berlipat. Salah satu ketentuannya, belum dapat merasakan level dua, bila level satunya masih harus dibenahi. Ini saja sudah untung, kamu mensucikan diri melalui sedekah. Terus lakukan sedekah, tiba masanya naik level dua.

Bila kamu sudah bersedekah, silahkan kamu tulis di kolom komentar, apa yang kamu rasakan?. Kamu masih di level satu atau dua.

Dengan 5 cara ini, kita membiasakan diri untuk selalu Give More sebelum Get More. Ini sebagai jalan bahwa keberlimpahan, kebahagiaan, dan kesuksesan dicapai melalui apa yang sudah kita berikan kepada orang sebanyak-banyaknya?. Orang lain merasakan manfaat akan keberadaan diri kita. Ini sekilas jalan para utusan Tuhan.

 

Iklan

Pentingnya Based on Data

otak

sumber foto: http://www.erabaru.net

Kamu pernah mendengar Based on Data?, tahu artinya?. Kata ini sering digunakan di dunia penelitian. Based on Data, ternyata sebagai sebab yang dapat menentukan kesuksesan seseorang dalam hidupnya.

 

Based on Data berlaku dalam menentukan kesuksesan dan nasib seseorang. Nasib adalah perwujudan dari pikiran yang dimiliki si empunya. Pikiran positif mendekatkan pada nasib positif pula. Darimana pikiran positif lahir, dari data-data yang masuk Based on data. Pikiran bertindak sesuai basis data yang dimiliki dan data-data baru yang masuk.

Untuk merubah pikiran negatif, maka perbanyaklah data-data positif yang baru masuk kedalam diri. Segelas air jeruk akan berubah warna dan rasanya, jika semakin banyak air tawar yang terus dimasukkan ke dalam gelas tersebut. Cuma hasilnya, tergantung seberapa pekat dan banyak air jeruk yang sudah ada.

Indera pendengaran menjadi pintu masuk utama suatu data. Data yang masuk akan menjadi database. Manusia berfikir dan berperilaku sesuai data yang dimiliki. Manusia cenderung berfikir yang simpel, Pasif, dan yang dihafal ini disebut Heuristik. Yang berarti dalam dirinya telah terbentuk RAS (Reticular Artifial System).

Tempat penampungan database berada di otak kanan. Sebelumnya perlu melewati otak kiri sebagai pintu gerbang data yang masuk. Otak kiri bekerja secara sistematis. Otak kiri berfungsi mengatur mekanisme data-data mana saja yang boleh masuk dan tidak. Jangan sampai yang masuk, adalah data negatif, rusak, tidak penting, hoax. Otak kiri berjuang untuk memastikan data yang berhak menjadi database adalah data-data positif, bermuatan ilmu dan bermanfaat.

Selain telinga, indera mata, dan hati memiliki sumbangsih dalam proses masuknya data. Oleh karena itu, jagalah diri untuk memastikan setiap data yang masuk ke dalam diri itu data yang menyelamatkan, bukan data yang menyengsarakan.

Bagaimana menjaga diri agar memiliki database yang baik?.

database yang positif dengan semangat belajar, menghayati ayat-ayat suci, membaca buku-buku yang bermutu, membiasakan pengalaman yang positif, tidak memasukkan barang-barang haram kedalam tubuh.

What Do U Really Want?

How-to-Get-Your-Dream-Exponentially-Faster

Sumber Gambar http://epicrealestate.com/episode90/

“Apa sebenarnya yang kamu mau?”. Sesekali bertanya kepada diri kamu bolehkan. Bisa jadi kamu merasa kehidupan yang kamu jalani berjalan mengalir begitu saja, sementara kamu merasa ada sesuatu yang kurang sesuai dengan keinginan dan harapan kamu. Bila iya, coba saja kamu jawab pertanyaan di atas.

Baik!. Dimulai dari kalimat pertanyaan What Do U Really Want?” , kita bersama-sama mencari jawaban untuk menjadikan hidup yang kita jalani semakin lebih dari biasanya. Kehidupan dalam kendali kamu, bukan sebaliknya, kehidupan yang mengendalikan kamu. Dua pilihan hidup yang menentukan hasil yang didapat berbeda pula. Nah, bagaimana cara agar mendapatkan hasil yang beda?. Berikut tipsnya;

Pertama, memiliki kemauan.

Siapa sih manusia yang tidak memiliki kemauan?. Bukankah kamu punya banyak keinginan, ingin ini, ingin itu. Nah, bukan banyaknya kemauan yang kamu miliki, tetapi sejauh mana kamu serius dan fokus dengan segala yang kamu mau. Kamu memiliki kemauan benar-benar mau, tidak hanya ikut-ikutan atau hanya sebatas kemauan saja.

Singkatnya, untuk mendapatkan sesuatu apa pun. Kamu harus punya kemauan, keinginan, harapan untuk mendapatkannya. Jadi pertama kali, yang kamu harus lakukan, Kamu rubah Mindset (pola pikir) kamu agar positif, Mindset positif ini menjadi energi untuk menarik yang kamu mau, dan agar yang kamu mau mendekati kamu”. 

Diibaratkan seperti besi yang memiliki magnet, tentu besi bermagnet mampu menarik benda-benda yang lebih banyak dan berat dibandingkan besi yang tidak memiliki magnet. Kamu punya kemauan, kamu menjadikan kemauan tersebut sebagai daya magnet pada diri kamu agar mampu menarik segala yang kamu maui.

Kalau kamu sudah punya kemauan, apa sih yang tidak bisa kamu dapatkan. karena energi alam semesta sendiri pun ikut mengamini dan bergerak sesuai pikiran kamu. Agar alam semesta ikut membantu segala kemauan kamu, selain kamu punya kemauan dalam hidup, selanjutnya kamu harus punya kejelasan maksud dan tujuan, maksudnya segala kemauan kamu itu harus jelas. Bagaimana caranya?.

Kedua, jelas maksud dan tujuan.

Coba kamu adakan survey kecil-kecilan. Tanya ke teman dan adik kamu. “Kamu cita-citanya apa?.“, “Kamu mau melakukan apa?”, “buat apa sih kamu melakukan pekerjaan itu?”. Mungkin jawabannya, “jadi orang sukses”, “jadi orang baik”, “aku punya banyak kemauan”, “sekadar iseng, daripada tidak mengerjakan apa-apa”, “tidak ada pekerjaan lain”, “terpaksa”. Kebanyakan jawabannya umum, terlalu luas, pilihan terpaksa yang harus diambil.

Baca jawaban-jawaban di atas, dipastikan termasuk jawaban-jawaban yang tidak jelas maksud dan tujuan. Jawabannya masih umum, abstrak, luas. Dan sekarang silahkan kamu tanyakan kepada diri kamu sendiri.

“Kamu cita-citanya apa?.

“Kamu mau melakukan apa?”,

“buat apa sih kamu melakukan pekerjaan itu?”.

Ingat jawabannya harus khusus, fokus, detail.

Manfaatnya, Pertama, memudahkan pikiran kamu untuk mampu mencapai pada yang kamu mau. Pikiran kamu tidak menolak kemauan kamu. Kamu meyakinkan pikiranmu, bahwa kamu pasti bisa mendapatkan apa yang kamu mau.

Kedua, membantu langkah-langkah kaki dan gerak tangan kamu untuk mendekati segala kemauan kamu. Ada aksi yang kamu lakukan. Dan dipastikan, aksi kamu itu sudah benar sesuai jalurnya. Kamu cukup melakukannya dengan serius, konsisten, dan sesuai ilmunya.

Miliki kemauan yang jelas, detail dan fokus. Visualisasi kemauan dapat berhasil, bila kamu sudah mampu menjelaskannya sejelas-jelasnya, sedetail-detailnya, sefokus-fokusnya, bahkan sampai kamu melibatkan emosi kamu. Ini lebih gede lagi energinya mewujudkan kemauan kamu.

ketiga, kamu punya pertanyaan yang membangkitkan semangat dalam hidup.

Pertanyaan yang harus kamu jawab. Yang pasti jawabannya, dapat membuat kamu lebih semangat lagi. Sebagai latihan, kamu miliki kata-kata semangat. Kata-kata motivasi bisa dari tokoh-tokoh dunia dan ayat-ayat dari kitab suci.

Kamu jadikan kata-kata motivasi sebagai pecut yang memacu hidup kamu. Kamu jalani hidup dengan penuh semangat dan positif.

contohnya;

Bila orang lain bisa, saya pun pasti bisa dan lebih berhasil lagi

Siapa yang sungguh-sungguh, maka berhasillah ia

Orang yang berbaik baik, maka balasannya kebaikan pula

Ketika kamu merubah kata-kata yang sering kamu ucapkan dan yakini, maka kata-kata itu yang akan menjadi dalam kehidupan kamu. Untuk menjadikan kehidupan kamu positif, maka milikilah kata-kata yang positif.